menyakitkan memang memilki firasat yang selalu mengira-ngira apa yang orang lain rasakan. Seharusnya itu tidak menyakitkan jika kenyataannya perkiraanku salah, tapi nyatanya selalu benar.
Atau apakah ini hanya kecemburuanku yang terlampau berlebihan? karena memang menyakitkan cemburu terhadap seseorang yang bukan milik kita lagi.
Aku hanya bisa diam, tersenyum dan menikmati pedihnya. Rasanya ada sesuatu yang mendobrak-dobrak dinding leher ini yang memaksaku untuk berteriak dan menangis, tapi sekuat tenaga aku menahannya hanya semata-mata aku ingin melihatnya bahagia. menangis untuk apa? percuma menangis bila hanya membuatku terpuruk.
Apakah perasaan ini wajar? ataukah terlalu berlebihan? sudahlah apapun jawabannya tidak akan berpengaruh terhadap aku ataupun dia.
Terkadang aku benci terhadap diriku yang terlalu menyayanginya dan hanya terpaku pada satu masa. mungkinkah aku yang terlampau tulus? ahh bukankah ketulusan tidak untuk diumbar! Ingin rasanya mengungkapkan semuanya pada seseorang itu, tapi apakah semuanya akan kembali? lagipula aku tidak ingin mengharapkan kisah dulu tersambung lagi untuk saat ini, karena nyatanya gengsi dan egoku sangat tinggi. Memang jika dikaitkan dengan keputusan aku selalu konsisten, apalagi menyangkut janji.
Egois memang jika aku harus menahan dia, sementara aku tidak ingin ada apapun diantara aku dan dia. Harusnya aku tidak merasa kehilangan seperti ini, harusnya aku tidak sesedih ini, dan harusnya aku ikhlas menerima semuanya, karena semua keputusanku dan jika memang ada kesalahan, mungkin kesalahan itu tepat ada di aku.
jujur saja aku lelah terus berdebat dengan logika dan perasaanku.....
sesungguhnya aku berusaha setia dan menjaga perasaanku tetap utuh hingga sampai pada saat itu, saat yang telah tiba aku harap dia akan kembali lagi. Tapi nyatanya sekarangpun aku terlalu lemah untuk mempertahankan semuanya sendiri apalagi harus melihatnya bahagia bukan karena aku.


musicny bgus..gmn cara msukin musicny dwi???
ReplyDeletedari soundcloud :) klik share terus copy HTML terus paste deh di HTML postingan blog :)
Delete